Vitalnya Peran Orang Tua Dampingi Belajar dari Rumah Saat Pandemi

- 23 Juni 2020, 06:58 WIB
Ramadhani, Akademisi dan Penulis Buku

FIXBANJARMASIN.COM- Para siswa tengah bersiap diri untuk  menghadapi tahun ajaran baru 2020. Semestinya 13 Juli menjadi awal tahun ajaran baru bagi wilayah yang dirasa aman dari penyebaran virus covid-19.

 Provinsi KalSel hingga saat ini masih berstatus zona merah. Mengutip ungkapan Gubernur KalSel Sahbirin Noor pada Instagram resminya bahwa sekolah di KalSel akan dilaksanakan melalui daring.

Ramadhani, akademisi sekaligus kandidat Doktor bidang Pendidikan Agama Islam mengatakan “Memang pilihan sulit, tapi sistem memang harus dibuat memudahkan siswa jika dikaitkan dengan pendidikan karakter”.

Tentu ada orang tua yang merasa kerepotan menghadapi sistim belajar dari rumah melalui daring, “Justru peran keluarga menjadi vital” ungkapnya.

“Harusnya guru tidak boleh saklek dengan target kurikulum dan harus ada petunjuk teknis baru dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait itu”, paparnya saat dihubungi tim fixbanjarmasin.com via telpon.

Ramadhani menambahkan sekalipun belum ada petunjuk teknis, harus ada kelonggaran target pembelajaran tugas harus dikurangi. Jangan melulu aspek kognitif tapi aspek psikomotor dan afektif (sikap) juga harus diperankan. Pandemi ini menuntut wali siswa dan guru untuk bekerja sama.

Sekolah dari rumah merupakan keputusan tepat terlebih untuk pesantren. “Mereka live in (hidup bersama) tidak hanya di kelas tapi juga asrama dan sarana lainnya. Rawan jadi cluster baru”, imbuhnya.

Pria yang juga penulis buku ini menghimbau orang tua harus mengalokasikan waktu dan perhatiannya kepada putra-putrinya, termasuk menguatkan komunikasi antara wali siswa dan pihak sekolah (guru). Berkoordinasi secara rutin sehingga peran guru dapat terbantu efektifitasnya.

 

Halaman:

Editor: Lalita hanief


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X