Barongsai: Cabang Olahraga Sekaligus Bukti Kerukunan Masyarakat Urang Banjar

- 23 Juni 2020, 17:23 WIB
Tim Barongsai Hong De Banjarmasin (Robby Prima)

FIXBANJARMASIN.COM - Hidup berdampingan di Banjarmasin dengan berbagai etnis dapat menjalin kerukunan. Hal ini terlihat beberapa suku yang tinggal di Banjarmasin, seperti suku Banjar, Dayak, Jawa, Tionghoa, Arab, Bugis dan lainnya.

Beberapa perayaan pun sering menjadi hari yang menyenangkan serta menjadi ajang refreshing bagi urang Banjar, salah satunya perayaan Imlek.

Kegembiraan perayaan Imlek setiap tahunnya merupakan hari yang di tunggu-tunggu masyarakat. Toleransi beragama masih terasa kuat di kota seribu sungai ini.

Terbukti, di malam perayaan Imlek, kawasan Veteran akan dipadati ratusan pengendara yang ingin melihat atraksi Barongsai.

Beberapa juga terlihat berkerumun di luar pagar Kelenteng Soetji Nurani untuk menyaksikan kemegahan ornamen khas imlek atau sekadar mengamati khusyuknya warga Tionghoa yang tengah beribadah.

Perayaan ini tidak hanya di rasakan masyarakat Tionghoa akan tetapi juga untuk warga lain yang ada di Banjarmasin.

Tentu perayaan imlek terdapat daya tarik tersendiri, pasalnya ada Barongsai yang dapat di saksikan masyarakat Banjar. Saat ini Barongsai tidak hanya di hari Imlek saja, akan tetapi barongsai sering mengisi acara atau perayaan lainnya.

Sejak tahun 2013 Barongsai diakui KONI sebagai cabang olahraga. Barongsai yang banyak dikenal masyarakat merupakan bentuk budaya Tionghoa.

Robby Prima seorang atlit Barongsai mengatakan, “Barongsai yang menghibur dengan atraksi-atraksi naganya sering tampil ketika pembukaan toko atau perusahaan, mall serta perayaan Imlek”.

Halaman:

Editor: Lalita hanief


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X