Kesal Atas Kinerja Mentrinya Saat pandemi, Jokowi : Apa Tak Punya Perasaan Krisis

- 30 Juni 2020, 14:08 WIB
Dalam video 18 Juni 2020, Jokowi Minta Perbaiki Kinerja Jajarannya. (ANTARA)

FIXBANJARMASIN.COM – Kasus positif covid-19 terus bertambah di Indonesia dengan banyak korban jiwa.

Pemerintah baik daerah maupun pusat, telah berupaya berbagai cara agar dapat menekan laju penyebaran covid-19 sembari mempertahankan kondisi ekonomi negara dari keadaan yang semakin buruk.

Bahkan Jokowi menilai bahwa tiga bulan terakhir ini adalah masa krisis negara ini.

Tanggung jawab tertinggi sebagai kepala negara yang memimpin lebih dari 260 juta jiwa penduduk Indonesia, maka Presiden Jokowi meminta kepada jajarannya di Kabinet Indonesia Maju untuk memiliki empati untuk menghadapi krisis saat ini.

Artikel ini sebelumnya telah tayang pada portal Pikiran Rakyat dengan judul : Jengkel Kinerja Jajarannya Biasa Saja Hadapi Pandemi Corona, Jokowi: Apa Tak Punya Perasaan Krisis. https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01579786/jengkel-kinerja-jajarannya-biasa-saja-hadapi-pandemi-corona-jokowi-apa-tak-punya-perasaan-krisis

Menurut Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), pertumbuhan ekonomi di dunia terkontasi sebanyak -6 hingga -7,6 persen dan ini adalah hal buruk.

"Perasaan kita harus sama, kita harus ngerti ini jangan biasa biasa saja jangan linier, jangan menganggap ini normal, bahaya sekali kita, saya melihat masih banyak kita yang menganggap ini normal," tutur Presiden Jokowi saat memberikan arahan kepada Kabinet Indonesia Maju dalam rapat terbatas 18 Juni 2020 silam.

Jokowi pun melihat, masih banyak jajarannya yang menanggapi biasa saja saat bekerja mengenai pandemi ini.

"Ini kerjanya memang harus ekstra luar biasa extraordinary, kita harus sama perasaannya, kali ada yang berbeda satu saja sudah berbahaya," tegasnya dengan nada kesal.

Halaman:

Editor: Lalita hanief

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X